Story

Welcome to the world baby

ah,, finally keinginan untuk menulis proses melahirkan si mungil fisa akhirnya muncul juga. setelah usia fisa hampir mau dua bulan. weeewww ga kerasa ya, bayi mungil yang lahir 9 desember lalu udah mau dua bulan aja, semakin lucu, gemesin, ngangeni,, semua dah. dan kita sebagai orang tua baru suka merasa ‘eh ini bener kita udah punya anak?’ masih belum sadar juga kalo kita udah jadi ornag tua.. soalnya,, kita belum tua sih ya,, ahhaha,okee lahh yukk yukk yukkk kita ber flash back ke kejaidan hampir dua bulan yang lalu.

Sejak mengetahu hamil saya sudah jauh dari keluarga, maklum anak rantau, dan yang paling sedih jauh dari suami,, berpisah ribuan kilo meter, beda negara hiksss….. tapi itu dulu. alhamdulillah di usia kandungan ke 26 bisa bersama suami lagi.

hm. ceritanya mulai dari tanggal mana ya,, lupa.

oke deh, di minggu ke 35 kehamilan, saya sudah sedikit khawatir, mengingat saat di cek ke dokter, bayi sudah sangat dekat dengan jalan lahir, dan dinding rahim masih dalam keadaan kokoh, masih kuat. Selain itu dokter juga sudah sedikit khawatir, mengingat selama hamil ada riwayat bleeding yang lumayan sering. Dokter khawatir kalau bayinya nanti lahir belum tepat waktu alias prematur. ehemm,,,, kita sama sama berdoa semoga bayinya sehat dan lahirannya lancar. akhirnya pada saat tes yang ini, saya di kasih obat ‘penahan melahirkan’ biar jangan keluar dulu sampai nanti di usia 37 minggu.

seminggu kemudian saya cek lagi, bayi masih dalam keadaan yang sama. selain cek jalan lahir, keadaan organ dalam bayi juga di periksa, dan ternyata ada kebimbangan lagi. Dokter menemukan ada cairan sekitar 3ml di bagian jantung bayi. Kita jadi tabah khawatir, ada apa lagi ini. Memang pemeriksaan di sini sangat detail banget. butuh waktu sekitar 1 jam untuk cek menggunakan USG. dan kalau di total, biasanya kita menghabiskan waktu 4 jam untuk proses cek keseluruhan, taiheng kata orang sini. kembali ke pemeriksaan. Dokter tidak bisa mendeteksi secara dini apa yang terjadi, setelah bayi lahir baru bisa di periksa lebih lanjut. saya di minta datang lagi ke rumah sakit untuk periksa keadaan bayi 3 hari kemudian.

3 hari kemudian cek lagi, dan bayi masih genki (sehat) katanya, tapi mereka masih heran dengan kondisi jantung bayi. dari hasil pemeriksaan hari ini dapet kesimpulan, hingga saat ini, bayi sehat, dan jika hingga 3 hari kedepan bayi mengalami penurunan kesehatan, dan masih belum kerasa mules, saya mungkin akan di induksi. jika di induksi tidak berhasil, mungkin saya akan di operasi. aduhh ngeri banget denger kata kata operasi. Rasanya gak siap kalau harus operasi. Akhirnya dengan perasaan pasrah, saya siap dengan segala kemungkinan yang akan diambil atas proses kelahiran nanti. oke lah kalau begitu, siap gak siap kan harus siap yaa,,

beberapa hari kemudian
6 Desember 2013
hari Jumat, jadwal rutin cek up ke rumah sakit. jam 4 pagi, saya mulai merasa nggak nyaman dan sedikit mulas. tapi ini bukan mulas mau ke belakang(pup), dan pas saya cek, oh ternyata ada lendir coklat yang keluar alias bleeding. Saya langsung membangunkan suami yang masih tertidur. “kayaknya aku mau lahiran deh”, dengan nada sedikit khawatir. suami saya langsung panik, yah maklum, dia memang orang yang gampang panik. akhirnya jam 5 subuh saya sms teh puspa, cerita keadaan. kita sepakat nunggu hingga jam 8. kalau jam 8 masih mules yang datangnya gak teratur, berarti masih lama lahirannya. Kehamilan saat itu sudah memasuki minggu ke 37.
Cek ke rumah sakit, bayi masih dalam keadaan normal, rahim masih kuat, kata dokter mungkin sekitar 2 minggu lagi lahirannya. Bleeding saat hamil tua itu udah biasa gak usah cemas. hoooo begitu ya. EH dua minggu lagi, trus mules mules ini? harus nunggu 2 minggu lagi dong..ooohhhh semoga kuat lah ya…
akhirnya hari jumat ini berlalu seperti biasa, tanpa ada kabar kalau akan melahirkan dalam waktu dekat. semakin deg degan, mengingat harus menikmati mules dalam jangka waktu yang lumayan lah ya.
sampai di rumah. mulesnya masih terasa, tetapi tidak terlalu sering. Timbul tenggelam

7 Desember 2013
sekitar jam 3 malam, mulesnya mulai datang lagi, dan sedikit lebih kuat dari yang kemarin, mulai intens tetapi tidak teratur dari rentang waktu nya. saya cerita lagi ke suami keadaan saya saat itu. subuh subuh saya sms teh puspa lagi, cerita kondisi saya bagaimana, dan akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke rumah sakit sekitar pukul 7 pagi. Suami saya jadwal ke lab, tapi karena kondisi yang seperti ini, akhirnya ijin aja lah dulu ya,, Oia, rumah sakit hari sabtu itu tutup, dan kalau terjadi apa apa langsung di tujukan ke IGD.
Prosedur datang kerumah sakit juga tidak seperti di Indonesia, harus melalui booking dulu, dan itupun gak selalu di sarankan ke rumah sakit. Kadang di suruh di rumah aja, melakukan sendiri sebisa mungkin. Dokter adalah pilihan terakhir :). setelah teh puspa telpon rumah sakit, dan kami dua kelurga ke rumah sakit, dengan tujuan siap siap mau lahiran. sudah bawa tas juga, dan yang pasti saya siapkan mental.
sampai di rumah sakit, ditanya, masih bisa jalan, saya jawab bisa,, lari ajah masih bisa hahaha. akhirnya saya jalan kaki ke ruang lahiran. padahal sudah dibawakan kursi roda. sesampainya di ruang lahiran, di cek dulu, masih pembukan 1 katanya. di cek juga denyut jantung bayi. selama satu jam. dan memang mules. Suster yang mendampingi bilang, yah namanya melahirkan pasti sakit, tapi tenang, gak ada yang meninggal karena sakit yang ini (ni suster emang sadis).
Setelah satu jam menunggu dan melihat hasil detak jantung bayi, final result, saya di suruh pulang. Katanya masih lama. hm…Menghela nafas panjang, memang belum saatnya kali ya kamu keluar dek. Akhirnya, saya dan suami memutuskan untuk hijrah, sampai melahirkan tiba ke rumah teh puspa, biar gampang kalau ada apa apa, dan kalau mulai kerasa mau melahirkan gak usah ribet sms ini itu, tinggal langsung ngomong.
Kegiatan mules masih kerasa, tapi ya sudah lah mau bagaimana lagi, masih belum saatnya, mulesnya sudah datang duluan, akhirnya kami berencana besok ahad mau liburan, menikmati Momiji dan foto Kehamilan. Mungkin adik bayi mau di foto dulu sebelum lahiran, guyonan kita dua keluarga :D.
dan saya lalui hari hari ini dengan mules yang semakin meningkat sakitnya. Momiji harus jadi, Mulesnya di nikmati sambil jalan jalan dulu.
malam hari, saya udah gak bisa tidur seperti biasnya, mulesnya semakin oke lah ya.. tapi saya yakin, belum waktunya lahiran hari itu, jadi tetep keukeuh buat jalan jalan. ya sekalian olahraga biar lahirannya dimudahkan, dan dilancarkan aamiin.

8 Desember 2013
Yup, butuh waktu sekitar 2 jam untuk sampai ke tempat tujuan dari Yokohama, ke Koeng. Nama Koengnya lupa, pokonya ada di tengah kota dan tidak terlalu jauh juga. Kebetulan kita ada teman teh puspa dari Indonesia yang sedang magang di tokyo, jadi liburan kita lumayan Rame. Masih meraskan Mules yang semakin meningkat sakitnya. yah, karena kita ingin foto kehamilan, akhirnya di foto juga ,yatta,,,, sambil menikmati perut yang smakin mules. akhirnya jam 4 sore kita berencana untuk pulang. Dan mules yang saya rasakan sudah semakin meningkat dari biasanya. Suami dengan siaga menghitung waktu kapan saya mules dn berapa lama mules yang saya rasakan..
mulesnya sudah terasa setiap 15 menit sekali, dengan pola yang tidak stabil, kadang sebentar kadang lama. dan sebenranya sudah mulai pengen menikmati sambil isitrahat. tapi berhubung perjalanan kita masih jauh, mulesnya dinikmati sambil jalan aja.
Semakin sore mules yang saya rasa sudah semakin nikmat,,, eh iy nikmat lho permisa ,, heheheh gak bisa kebayang dah nikmatnya gimana. Sepanjang Perjalanan pulang saya sudah merasa tidak nyaman dengan tubuh saya, dan suami siap sedia mencatat waktu tiap kali saya mules.
sampai di statsiun yokohama, mules yang saya alami semakin intens, dengan rasa yang lebih kuat. Akhirnya kita memutuskan untuk pergi ke rumah sakit, tanpa balik dulu ke rumah. Di statsiun yokohama bertemu orang indonesia dan ngobrol sebentar. Sambil nngobrol, saya menahan rasa mules, akhirnya kita pamitan berhubung rasa mules saya sudah gak bisa di tahan dalam kondisi seperti itu. Dan mereka kaget, tau kalau saya mau melahirkan. ahhahaa masih sempet aja ajalan jalan di kondisi seperti itu.

20140111-184655.jpg

to be continue…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *